LAPORAN AKHIR Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) Pengaruh terapi abdominal massage dengan metoda tensegrity terhadap konstipasi dan bising usus pasien pasca stroke

Esi, Afriyanti LAPORAN AKHIR Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) Pengaruh terapi abdominal massage dengan metoda tensegrity terhadap konstipasi dan bising usus pasien pasca stroke. Univeristas Andalas.

[img] Other (LAPORAN AKHIR Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) i Rumpun Ilmu: 371/Ilmu Keperawatan LAPORAN AKHIR Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) Pengaruh terapi abdominal massage dengan metoda tensegrity terhadap konstipasi dan bis)
Lap Hasil_ Esi Afriyanti_FakKeperawatan_PDUPT_2018.pdf - Other

Download (1MB)

Abstract

Konstipasi merupakan masalah umum di negara-negara barat, dimana prevalensinya rata-rata 16% pada orang dewasa dan 33,5% pada individu yang lebih tua dari 60 tahun (Bharucha, Pemberton, & Locke, 2013). Orang dengan penyakit saraf pusat atau cedera memiliki risiko yang jauh lebih tinggi dari inkontinensia feses dan konstipasi dibandingkan dengan populasi umum. Tania et al. (2016) menemukan bahwa prevalensi konstipasi pada pasien yang dirawat dengan stroke kronis dalam fase rehabilitasi sebesar 31% dengan intensitas berkisar dari sedang sampai berat. Sedangkan prevalensi konstipasi di Indonesia, menurut penelitian Kosasih et al., prevalensi konstipasi pada pasien stroke sebesar 60%. Konstipasi dapat diatasi dengan terapi massage abdomen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pengaruh terapi abdominal massage dengan metoda tensegrity terhadap konstipasi dan bising usus pasien pascastroke Desain penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan pendekatan the one group pretest – posttest design yaitu pada desain ini pada sekelompok subjek penelitian dilakukan dua kali pengukuran yaitu pretest dan post test pada pasien pasca stroke yang mengalami konstipasi. Intervensi yang dilakukan berupa terapi abdominal massage dengan metoda tensegrity dua kali dalam seminggu selama tiga minggu. Jumlah sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang dengan menggunakan rumus perkiraan besar sampel untuk satu sampel populasi dengan α=0,05 dan β= 90%. Kriteria inklusi bersedia menjadi subjek penelitian, sadar, usia antara 18 dan 65 tahun. Kriteria eksklusi adalah pasien dengan riwayat penyakit neoplastik pada kolon, penyakit koroner yang tidak stabil; krisis hipertensi; pasien dengan riwayat transplantasi hati dan hepatitis akut, operasi bedah abdomen (kecuali appendektomi atau kolesistektomi lebih dari lima tahun sebelumnya) dan pasien dengan pemberian parenteral yang berkepanjangan. Pengukuran konstipasi menggunakan constipation Scoring System (CSS, 1996). Analisis menggunakan uji statistik t-test menggunakan tingkat kemaknaan 0,05 dan derajat kepercayaan CI 95%. Setelah dilakukan penelitian pemberian message abdominal pada pasien stroke yang mengalami konstipasi dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu lebih dari separuh subjek berjenis kelamin laki-laki, mempunyai pendidikan tamat SMA dan mempunyai pekerjaan sebagai PNS, wiraswasta atau petani. Berdasarkan umur, minimum subjek penelitian berumur 24 tahun, maksimum 60 tahun dan rata-rata umurnya 43 tahun. Terdapat penurunan dan perbedaan total skoring konstipasi pasien sebelum perlakuan abdomen message dengan sesudah dilakukannya perlakuan berupa abdominal message dengan metode tensegrity. Namun, tidak ada penurunan yang signifikan pada setiap indicator konstipasi yang diukur. Walaupun terdapat penurunan total skoring konstipasi pada penelitian ini namun perlu penelitian yang lebih lanjut tentang efek message abdominal dengan metode tensegrity ini dengan mempertimbangkan dan mengontrol factor lain seperti cairan, asupan serat, lokasi lesi stroke, teknik dan lamanya pemberian perlakuan

Item Type: Other
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan
Depositing User: Mr Vindi Adiguna
Date Deposited: 28 Apr 2023 04:35
Last Modified: 28 Apr 2023 04:35
URI: http://repo.unand.ac.id/id/eprint/49964

Actions (login required)

View Item View Item